Australia tingkatkan bantuan kemanusiaan untuk Birma

Australia tingkatkan bantuan kemanusiaan untuk Birma

Australia tingkatkan bantuan kemanusiaan untuk Birma

Diperbaharui 22 February 2013, 11:47 AEDT

Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr mengumumkan ditingkatkannya bantuan kemanusiaan untuk negarabagian Rakhine di Birma, dimana puluhan orang tewas dalam tindak kekerasan antar golongan. 

Senator Carr mengumumkan, pemerintah Australia juga sudah mengalokasikan tambahan dana 1-koma-25 juta dollar untuk akomodasi dan sanitasi di negarabagian Rakhine menjelang musim hujan.

Konflik etnik antara suku Rakhine yang Buddhist dan suku Rohingya yang Muslim telah mengakibatkan sekitar 120.000 warga Rohingya terpaksa menyingkir dan hidup dalam kamp-kamp darurat.
 

Negarabagian Rakhine mengalami dua gelombang tindak kekerasan tahun lalu antara golongan Rakhine dan Rohingya.

Pemerintah Birma mengatakan, kaum Rohingya adalah pendatang ilegal dari Bangladesh dan mereka bukan warganegara Birma. 

Bangladesh juga tidak memberi mereka kewarganegaraan dan oleh karenanya sekitar 800.000 warga Rohingya di negarabagian Rakhine pada hakekatnya tidak punya negara.

Menlu Bob Carr mengatakan, konflik antara golongan etnik Rakhine yang Buddhist dan etnik Rohingya yang Muslim perlu diselesaikan oleh Birma sendiri.

Tapi Menlu Carr mengakui bahwa harus ada dukungan untuk menampung kaum Rohingya, yang meninggalkan Birma dengan kapal, banyak diantaranya mendarat di Thailand.

Senator Carr juga menawarkan dukungan kepada Thailand dalam mengakomodasi pengungsi Rohingya dari Birma Barat yang menyingkir dengan kapal dan mendarat di Thailand Selatan dalam perjalanan menuju Malaysia, Indonesia dan Australia.
 
Sudah terjadi sejumlah insiden fatal melibat kaum Rohingya dalam perjalanan.
 
Dalam insiden paling akhir, 98 orang Rohingya meninggal dalam kapal yang terombang-ambing antara Birma dan Sri Lanka, agaknya dalam perjalanan menuju Australia.