Dituduh mencoba membunuh, pemimpin investigasi kasus Pistorius dicopot

Dituduh mencoba membunuh, pemimpin investigasi kasus Pistorius dicopot

Dituduh mencoba membunuh, pemimpin investigasi kasus Pistorius dicopot

Diperbaharui 22 February 2013, 13:55 AEST

Detektif yang memimpin pengusutan kasus Oscar Pistorius yang dituduh membunuh telah diganti setelah terungkap ia sendiri menghadapi tuduhan mencoba membunuh. 

Pihak kepolisian Afrika Selatan telah mengganti detektif yang memimpin pengusutan kasus atlit Olimpiade, Oscar Pistorius.
 
Oscar Pistorius, 26 tahun, atlit Olimpiade sekaligus Paralimpiade, dituduh membunuh pacarnya, foto model Reeva Steenkamp, di hari Valentine.
 
Orang yang memimpin pengusutan kasusnya, Detektif Hilton Botha, diganti setelah terungkap di pengadilan bahwa ia sedang menghadapi dakwaan mencoba membunuh.
 
Hal itu mengganggu upaya jaksa dalam menuntut Pistorius, dan polisi mengatakan, sekarang mereka harus mengumpulkan tim baru untuk melanjutkan kasus itu. 
 
Tuduhan terhadap Detektif Botha berasal dari suatu insiden 2 tahun yang lalu dimana ia dan beberapa polisi lainnya melepaskan tembakan terhadap sebuah minibus.
 
Botha dituduh menembaki minibus berisi tujuh orang itu, yang tidak menuruti perintahnya untuk berhenti. 
 
Tuduhan itu kemudian dibatalkan, tapi setelah pengusutan lebih lanjut dikenakan lagi bulan ini, dan Botha rencananya akan tampil di pengadilan dalam bulan Mei.
 
Tidak jelas mengapa tuduhan itu dikenakan kembali terhadap Botha, atau bagaimana pengaruh perkembangan ini pada peluang Pistorius untuk diijinkan bebas dengan bail atau uang jaminan, sementara menunggu perkaranya disidangkan.
 

 

Media Afrika Selatan melaporkan, karena Botha belum dikenai lagi tuduhan sewaktu memberikan kesaksian di pengadilan, tipis kemungkinan kesaksiannya itu akan terpaksa ditarik gara-gara sekarang terungkap ia menghadapi dakwaan mencoba membunuh.

Dalam penyidangan hari ketiga permohonan bail bagi Pistorius, Botha dituduh memberikan kesaksian yang saling bertolak-belakang di pengadilan, dan mengakui telah melakukan kesalahan prosedur di tempat kejadian peristiwa penembakan Reeva Steenkamp di rumah pacarnya, Oscar Pistorius.
 
Katanya, bukti di tempat kejadian cocok dengan klaim Pistorius bahwa ia mengira Steenkamp adalah orang jahat yang masuk rumah, dan mengakui bahwa para detektif tidak menemukan bukti yang bisa secara langsung menggugurkan penuturan atlit Olimpiade itu. 
 
Dan, katanya, para pengusut berjalan di TKP tanpa mengenakan sepatu boot pelindung, dan tidak melihat sebutir peluru yang mengenai toilet bowl, yang ditemukan belakangan oleh tim forensik pembela Pistorius.
 
Daily Maverick newspaper's Greg Nicolson discusses the latest developmentsVideo: Daily Maverick newspaper's Greg Nicolson discusses the latest developments (ABC News)

 

Penyidangan permohonan bail Pistorius itu akan berlanjut hari Jumat ini.

Banyak yang berpendapat ia akan diijinkan bebas sementara menunggu disidangkan, karena pihak jaksa penuntut tidak berhasil membuktikan bahwa kematian Steenkamp itu direncanakan, suatu tuduhan lebih berat yang akan menambah sulit untuk mendapat ijin bail.
 

 

ABC/wires