Dua bom meledak di Hyderabad, puluhan tewas

Dua bom meledak di Hyderabad, puluhan tewas

Dua bom meledak di Hyderabad, puluhan tewas

Diperbaharui 22 February 2013, 12:36 AEST

Serangkaian ledakan mengguncang kota Hyderabad, India selatan, menewaskan paling tidak 20 orang dan melukai puluhan lainnya.

Dua bom meledak di Hyderabad dalam tenggang waktu 5 menit, yang satu di dekat bioskop dan yang satu lagi di tempat perhentian bus di Dilsukh Nagar, suatu daerah ramai dan macet.
 
Diduga kedua bom itu ditaruh dalam sepeda.
 
Polisi memerlukan waktu berjam-jam untuk membersihkan daerah itu supaya bisa mengumpulkan bukti.
 
Peristiwa itu terjadi sementara India dalam keadaan siaga setelah penggantungan seorang separatis memicu protes di wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Islam.
 
Pemerintah melukiskan peristiwa itu sebagai serangan teror oleh kelompok yang terlatih, dan waktu ledakannya diatur supaya menimbulkan kerusakan yang paling besar.
 
Perdana Menteri Manmohan Singh berikrar akan menghukum mereka yang bertanggungjawab. 
 
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ranjan Mathai tidak memustahilkan kemungkinan adanya keterlibatan pihak asing.
 
"Saya tidak yakin ada bukti bahwa ini mungkin terorisme yang berasal dari dalam negeri. Kami sudah beberapa kali mengalami serangan yang setelah ditelusuri ternyata diilhami atau dipimpin dari luar negeri," kata Menlu India itu dari Washington.
 
Hyderabad rencananya akan menjadi tuan rumah pertandingan cricket kedua antara India dan Australia mulai 2 Maret, setelah pertandingan pertama hari Jumat di kota Chennai, India timur.
 
Cricket Australia membantah laporan yang menyebutkan pertandingan di Hyderabad itu akan dibatalkan gara-gara ledakan bom itu.
 
Sejumlah media di India melaporkan, tim Australia tidak akan pergi, tapi jurubicara Cricket Australia mengatakan laporan itu tidak benar.
 
Statement dari Cricket Australia menyebutkan belum menerima informasi yang mengisyaratkan ada ancaman terhadap mereka, tapi pembicaraan masih berlangsung.
 
Sementara itu, Deplu Australia mengatakan, warga Australia sebaiknya memantau terus situasi di Hyderabad dan mengikuti instruksi pihak berwenang setempat.
 
Juga dikatakan, serangan teroris bisa terhadap setiap saat di India tanpa ada pemberitahuan dulu.
 
Instruksi bagi warga Australia di India masih belum berubah, dimana Deplu menyarankan agar orang bersikap sangat hati-hati.

 

ABC/AFP