Pentagon larang terbang pesawat tempur F-35

Pentagon larang terbang pesawat tempur F-35

Pentagon larang terbang pesawat tempur F-35

Diperbaharui 24 February 2013, 11:46 AEST

Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah melarang penerbangan pesawat jet tempur F-35 setelah menemukan retak di salah satu mesinnya.

Pentagon telah membatalkan semua penerbangan armada pesawat F-35 sejumlah 51 pesawat ini sementara retak dalam mesin turbin bilah pesawat diselidiki.

Kesalahan mesin tersebut ditemukan dalam pemeriksaan rutin atas salah satu pesawat tersebut di Pangkalan Angkatan Udara Edwards di California.

Ini adalah kedua kalinya armada pesawat tersebut dilarang terbang dalam dua bulan terakhir.

Juru bicara Pentagon, Kyra Hawn, mengatakan tidak mengetahui berapa lama pesawat-pesawat ini akan dilarang terbang.

"Kami harus melakukan tes struktural tentang apakah ini hanya satu keretakan yang bisa diisolir, atau apakah keretakan tersebut memiliki pengaruh yang lebih luas atas armada F-35," katanya.

F-35 ini adalah program pembuatan senjata terbesar bagi Pentagon, dan dikenal dengan nama program Joint Strike Fighter (JSF), dan mengalami banyak keterlambatan dan peningkatan biaya.

Australia menunda pembelian pesawat tersebut setelah sebelumnya menyatakan hanya akan membeli 100.

Mantan Menteri Pertahanan Australia, Joel Fitzgibbon, mengritik beberapa pejabat tinggi militer Australia atas "obsesi" mereka dengan pesawat tempuir F-35.

"Saya pikir ada hampir yang namanya obsesi atas JSF dalam lapisan-lapisan tinggi militer Australia -ini adalah mainan baru mereka," katanya.

"Mereka sangat ingin mendapatkan empat skuadron JSF dan akan menghalang-halangi apa pun yang mengancam kemampuan mereka untuk mendapatkan empat skuadron tersebut."