Ratusan di Australia Barat cari perlindungan dari Siklon Rusty

Ratusan di Australia Barat cari perlindungan dari Siklon Rusty

Ratusan di Australia Barat cari perlindungan dari Siklon Rusty

Diperbaharui 27 February 2013, 8:08 AEST

Ratusan orang di Pilbara, Australia Barat, mengungsi untuk mencari perlindungan di pusat evakuasi sementara Siklon Rusty bergerak ke arah pesisir pantai wilayah tersebut.

Pagi ini, angin ribut Rusty tersebut berada 125 kilometer di sebelah timur laut dari kota Port Hedland.

Biro Meteorologi Australia mencatat kecepatan angin sampai 120 kilometer per jam dan diperkirakan bisa mencapai 250 kilometer per jam ketika angin ribut tersebut mencapai pesisir malam ini.

Curah hujan diperkirakan mencapai 600 milimeter dalam 24 jam ke depa, dan peringatan tingkat tertinggi sudah diserukan untuk masyarakat yang tinggal di antara wilayah Pardoo dan Whim Creek, termasuk Port Hedland dan South Hedland.

Akun twitter reporter lokal Jake Sturmer.

Peringatan Badan Meteorologi Australia

Apakah Anda terpengaruhi Siklon Rusty ini? Bagi foto Anda dengan ABC menggunakan formulir unggah, Facebook, atau Twitter

Ahli dari Badan Meteorologi Australia, Neil Bennett, mengatakan angin tersebut bergerak pelan tapi diperkirakan akan memiliki pengaruh besar. 

"Ini adalah siklon tropis, yang sangat, sangat kuat, dan walaupun banyak warga di Pilbara telah menghadapi siklon tropis sebelumnya, angin ribut seperti ini memiliki elemen risiko dan tidak bisa diremehkan," katanya.

Bureau update on TC Rusty Video: Berita terbaru mengenai Siklon Rusty (ABC News)

 

Direktur regional Badan Meteorologi tersebut, Mike Bergin, mengatakan Port Hedland akan mengalami hujan yang setara dengan curah hujan yang turun selama seluruh musim dingin di Perth hanya dalam waktu tiga hari. 

"Ini akan jadi sesuatu yang lama, terulur, dan cukup berbahaya," katanya.

Departemen Layanan Kebakaran dan Gawat Darurat (DFES) di Australia memberi seruan bagi masyarakat untuk berdiam di bagian paling kokoh di rumah mereka, dan memastikan cukup memiliki makanan dan air bersih.

"Akan ada bangunan yang rusah, mungkin akan ada benda-benda berbahaya yang beterbangan," kata juru bicara DFES, Phil Cribb.

"Listrik mungkin akan mati dan akan ada bahaya di udara seperti asbestos atau septik, dan hal-hal seperti itu. [Yang penting] adalah untuk mendengarkan, waspada, dan memastikan, kalau ada sesuatu yang buruk terjadi, warga siap beraksi."

Pusat-pusat evakuasi telah didirikan di Andrew McLaughlin Community Centre di Keesing Street dan Wanangkura Recreation Centre di Hamilton Road.

 

Perusahaan-perusahaan tambang raksasa seperti Fortescue Metals dan Atlas Iron telah menghentilkan semua operasi di Port Hedland.

Pelabuhan di kota tersebut menangani seperlima dari semua bijih besi yang dikirim lewat laut di Australia, dan siklon ini telah menyebabkan penghentian pemuatan jutaan ton komoditas tersebut. 

Perusahaan tambang Rio Tinto mengatakan telah menghentikan pemuatan kapal di Dampier dan Cape Lambert, tapi operasi pemuatan kereta dan gudang terus berlangsung di daerah Dampier dan Cape Lambert.