Menguasai lebih dari satu bahasa berpengaruh positif pada otak

Menguasai lebih dari satu bahasa berpengaruh positif pada otak

Menguasai lebih dari satu bahasa berpengaruh positif pada otak

Diperbaharui 4 July 2013, 13:07 AEST

Bahasa membentuk cara kita memandang dunia, dan menguasai lebih dari satu bahasa bisa membantu seseorang memandang dunia dalam lebih dari satu cara, demikian menurut para pakar.

Bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam belajar bahasa asing, ini mungkin sulit untuk dipercaya, bahkan juga tidak adil, tetapi menurut para ahli, kebanyakan orang di seluruh dunia paling tidak menguasai dua bahasa. Dan kekuatiran yang ada selama ini bahwa bilingualisme bisa berpengaruh negatif pada perkembangan pendidikan anak ternyata tidak beralasan. Malah orang-orang yang menguasai lebih dari satu bahasa ternyata lebih baik kemampuan kognitifnya dibanding orang-orang yang hanya menguasai satu bahasa. 

Ikuti bincang-bincang wartawati ABC, Lynne Malcolm, dengan ahli linguistik Dominique Estival dan Amanda Miller Amberder mengenai bilingualisme dan bagaimana pengaruhnya pada otak.

Kosa kata Sembunyikan

bilingual

monolingual

commonality

elaborate

concern

disadvantage

cognitive

Ekspresi sehari-hari Sembunyikan

spoken language

further down the track

not the case