Sarkozy : tugas tentara Perancis di Afghanistan penting
Diperbaharui
Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, mengunjungi ibukota Afghanistan, Kabul, selama lima jam untuk menjenguk tentara Perancis yang luput maut dari serangan Taliban.
10 orang tentara Perancis tewas dan 21 cedera dalam serangan 50 kilometer di sebelah timur Kabul itu.
Sarkozy mengatakan kepada tentara Perancis, tugas mereka penting dan Perancis tetap memegang komitmen untuk membasmi kaum ekstremis Islam.
Penghadangan dan bentrokan lebih lanjut pada hari Senin dan Selasa itu menelan korban jiwa paling banyak di pihak pasukan internasional di Afghanistan sejak pemerintah Taliban digulingkan di tahun 2001.







