Protes Greenpeace di PNG dipatahkan aparat

Diperbaharui September 6, 2008 12:31:13

Polisi bersenjata telah mematahkan protes selama 3 hari oleh pegiat cinta alam Greenpeace yang berusaha mencegah dimuatnya kayu gelondongan ekspor di sebuah pelabuhan terasing Papua Nugini.

Wartawan RA melaporkan, polisi yang dilengkapi dengan senapan jenis M-16 menaiki kapal ekspor tersebut dan menyuruh para pegiat turun dari alat derek yang mereka rebut sejak Rabu lalu.

Pihak Greenpeace mengatakan, seorang pejabat terkait kini bersedia meninjau kembali operasi penebangan hutan sebagaimana yang diminta oleh para pemilik tanah.

Sementara kapal Greenpeace, Esperanza, akan terus menjelajahi perairan Papua Nugini dalam upayanya untuk menyelamatkan hutan.