Bush bahas krisis ekonomi global dengan Inggris, Prancis, Italia
Diperbaharui
Presiden Amerika, George W Bush, telah membahas krisis ekonomi global dengan para pemimpin dari Inggris, Perancis dan Italia, untuk mencari strategi bersama.
Dikatakan, krisis ini bukan hanya masalah Amerika, melainkan masalah dunia.
Dana Moneter Internasional (IMF) sependapat, dan mengatakan krisis ini bisa mempercepat kemerosotan ekonomi dunia.
Dalam laporannya mengenai stabilitas keuangan global, IMF meramalkan kerugian akibat krisis anjloknya Wall Street ini bisa melebihi satu-koma-empat trilyun dollar Amerika, bukannya 700-milyar dollar sebagaimana besar paket penyelamatan yang direncanakan Amerika.
Kepala departemen moneter dan pasar modal IMF, Jaime Curuana, mengatakan, situasi masih tetap rawan.
IMF mengimbau agar diambil tindakan global yang terkoordinir untuk memulihkan kepercayaan pada pasar keuangan guna mencegah berkepanjangannya kemerosotan perekonomian dunia.
Pada waktu yang sama, Bank Sentral Amerika mengambil langkah untuk membebaskan pasar kredit dengan membeli utang korporasi jangka pendek dalam jumlah besar.
Pengumuman mengenai rencana itu sempat menaikkan harga saham di Amerika tapi tidak lama.
Pemimpin bank sentral Amerika, Ben Bernanke, mengatakan, kombinasi antara pertumbuhan dan risiko ekonomi yang memburuk berarti bank sentral perlu mempertimbangkan apakah kebijakannya sekarang ini masih sesuai.
Sementara analis meramalkan penurunan suku bunga sebelum pertemuan bank sentral Amerika berikutnya di akhir bulan ini.







