Seribu keluarga Kristen Irak mengungsi dari Mosul
Diperbaharui
Di Irak, hampir seribu keluarga Kristen meninggalkan kampung halaman mereka di kota Mosul di utara menyusul gelombang tindak kekerasan paling hebat terhadap mereka dalam lima tahun.
Menurut Gubernur setempat, warga Kristen itu dalam 24 jam terakhir telah berlindung di sekolah-sekolah dan gereja di provinsi Nineveh sesudah terjadi serangan-serangan yang menewaskan sedikitnya 11 warga Kristen sejak tanggal 28 September.
Uskup Louis Sako mengatakan, warga Kristen minoritas Irak kini dihadapkan pada "kampanye likuidasi" dan mengimbau militer Amerika Serikat agar berbuat lebih banyak untuk melindungi mereka.







