KorUt dicabut dari daftar hitam A.S.

Diperbaharui October 12, 2008 17:50:45

Amerika Serikat telah mencabut nama Korea Utara dari daftar hitam terorisme.

Deplu Amerika Serikat mengatakan, keputusan itu diambil sesudah Pyongyang menyetujui dilakukannya verifikasi terhadap pelucutan senjata nuklirnya dan berikrar untuk meneruskan-lagi pembongkaran kompleks nuklirnya.

Pengumuman itu tampaknya telah menyelamatkan perjanjian pelucutan senjata nuklir segi enam tahun 2007.

Marah dengan penolakan Amerika Serikat untuk mencabut Korea Utara dari daftar hitam terorisme, Pyongyang dalam beberapa minggu terakhir telah mengambil langkah untuk memulai-lagi reaktor nuklirnya dan fasilitas-fasilitas lainnya di Yongbyon.

Tapi Deplu Amerika mengatakan, Pyongyang sekarang telah berikrar akan memulai-lagi proses pembongkaran proyek nuklirnya secepat mungkin setelah nama negaranya didcabut dari daftar terorisme.

Jepang sebelumnya mendesak Amerika Serikat untuk tidak mencabut nama Korea Utara dari daftar terorisme, dengan pertama-tama mendesak agar Pyongyang memberikan lebih banyak informasi tentang nasib warga sipil Jepamg yang diculik dalam tahun 1970-an dan 1980-an untuk dilatih sebagai agen mata-mata Korea Utara.

Presiden Amerika Serikat, George Walker Bush, telah berikrar akan mendukung gigih sikap Jepang mengenai masalah penculikan ini.