Pesan SBY kepada Konperensi 100 tahun PPI

Diperbaharui October 26, 2008 13:00:09

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan kembali tekadnya untuk menjadikan Indonesia negara maju di abad ke-21 ini.

Penegasan itu diberikan dalam sambutan melalui telekonferensi radio dari Beijing -- di mana Presiden sedang menghadiri KTT Asia-Eropa -- kepada Konferensi PPI di Den Haag, Nederland, bertepatan dengan genap 100 tahun lahirnya Perhimpunan Pelajar Indonesia tersebut.

Presiden menegaskan, fokus Pemerintah tetap terletak pada penurunan kemiskinan dan peningkatan lapangan kerja, dan mengingatkan 3 landasan utama pembangunan bangsa, yaitu meningkatkan kemandirian bangsa, meningkatkan daya saing bangsa, dan memupuk peradaban bangsa yang maju.

Konferensi PPI di Den Haag itu dihadiri tidak kurang 200 mahasiswa Indonesia dari berbagai negara dan disemarakkan dengan diskusi panel melalui telekonferensi radio dengan lima radio: Radio Nederland, Radio Beijing, Radio Australia, Radio Iran, dan Suara Jerman.

Sedangkan para panelis Indonesia yang hadir dalam diskusi di Den Haag adalah Ketua Badan Keuangan Negara, Anwar Nasution, pengamat pangan, HS Dillon, budayawan Emha Ainun Naib, dan Sekertaris Direktorat Jendral Perhubungan Darat, Ahmad Syukri.