AS dan EU kuatirkan potensi kekerasan di Iran
Diperbaharui
Amerika Serikat dan Uni Eropa mengutarakan kekhawatiran terkait kemungkinan terjadinya tindak kekerasan di Iran dalam beberapa hari mendatang ini.
Hari Jumat mendatang adalah ulang tahun ke-31 revolusi Islam di Iran.
Protes anti-pemerintah diduga akan dilancarkan, dan polisi Iran mengatakan tidak akan memperlihatkan toleransi terhadap kaum demonstran.
Dalam sebuah pernyataan, Amerika Serikat dan Uni Eropa mengatakan Iran harus mematuhi kewajibannya terhadap hak asasi manusia internasional.











