SBY dan Rudd bicarakan penyelundupan manusia
Diperbaharui
Perdana Menteri Australia Kevin Rudd hari ini akan melangsungkan pembicaraan dengan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, mengenai upaya memberantas penyelundupan manusia.
Meningkatnya jumlah pencari suaka yang tiba di perairan Australia menjadikan masalah penyelundupan manusia issue yang penting dalam hubungan antara Indonesia dan Australia.
Menlu Stephen Smith mengatakan, Perdana Menteri Rudd dan Presiden Yudhoyono akan meresmikan kesepakatan untuk menghentikan praktek tersebut.
Jurubicara oposisi bidang imigrasi, Scott Morrison, mengatakan, kerjasama penting, tapi kebijakan imigrasi lebih lunak yang dijalankan pemerintah Rudd bertanggungjawab atas meningkatnya kedatangan jumlah kapal pencari suaka.
Deputi pemimpin oposisi Julie Bishop mengatakan, Perdana Menteri Rudd hendaknya meminta saran Presiden Yudhoyono bagaimana cara memperkuat undang-undang imigrasi dan perlindungan perbatasan Australia.
Seusai bertemu Perdana Menteri Rudd, Presiden Yudhoyono akan menyampaikan pidato dalam sidang paripurna parlemen Australia.
Pidato yang akan disiarkan Radio Australia pada pukul 11 WIB itu akan merupakan pidato pertama oleh kepala negara RI di depan parlemen Australia, dan dikatakan oleh Perdana Menteri Rudd sebagai tonggak penting dalam hubungan Australia dengan Indonesia.
Sementara itu, janda salah seorang dari lima wartawan yang tewas di Balibo berencana menghadiri jamuan makan siang resmi hari ini.
Shirley Shackleton berniat menyerahkan surat kepada Presiden Yudhoyono, meminta agar orang-orang yang dikatakan membunuh Balibo Five dibawa ke meja hijau.











