Baju Merah ancam tumpahkan darah di rumah PM Abhisit

Diperbaharui March 17, 2010 12:23:54


Di Thailand, para demonstran pendukung mantan Perdana Menteri terguling, Thaksin Shinawatra --yang dikenal sebagai kelompok baju merah-- menyatakan akan menumpahkan lagi darah di situs-situs pemerintah kalau Perdana Menteri tidak mengundurkan diri dan menyerukan diadakannya pemilu baru.

Para demonstran anti pemerintah menumpahkan darah di bawah gerbang gedung parlemen di Bangkok sebagai perlambang matinya demokrasi.

Polisi membolehkan satu rombongan pengunjuk rasa mendekati gerbang untuk menumpahkan darah yang diambil dari para pendukungnya.

Pejabat-pejabat kesehatan, Palang Merah dan bahkan Thaksin Shinawatra telah mengutarakan kekuatiran mengenai kebersihan penyumbangan darah massal tersebut.

Sejauh ini Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva menolak tuntutan para pemrotes agar mengundurkan diri.

Kelompok baju merah mengatakan akan mengulangi pengambilan darah besok dan kali ini akan menumpahkannya di tempat kediaman Perdana Menteri Abhisit.