Warga AS keturunan Pakistan mengaku bersalah dlm serangan Mumbai

Diperbaharui March 19, 2010 10:21:27



Seorang warganegara Amerika keturunan Pakistan telah mengaku bersalah dalam sidang pengadilan di Amerika, memantau tempat-tempat yang dapat dijadikan sasaran dalam serangan maut di Mumbai tahun 2008, dan komplotan untuk membunuh seorang kartunis Denmark.

David Haedley, 49 tahun, mengaku telah memanfaatkan perusahaan yang mengurus keperluan kaum migran milik kawannya sebagai kedok untuk memantau keadaan di India dan Denmark bagi kepentingan dua gerombolan teroris yang berpangkalan di Pakistan.

Lewat tawar-menawar dengan pihak jaksa penuntut umum demi menghindari tuntutan hukuman mati, dan agar jangan sampai diekstradisi ke India atau Pakistan, terdakwa mengaku bersalah.