Dian Islamiati Fatwa

Dian Islamiati Fatwa

Dian Islamiati Fatwa

Dian Islamiati Fatwa

Produser

Dian sudah malang melintang di dunia jurnalistik dan penyiaran sejak 1992, saat bergabung di stasiun televisi swasta pertama di Indonesia, RCTI. Dengan alasan senantiasa membutuhkan tantangan baru, ia kemudian bekerja sebagai produser untuk NOS-TV Belanda kemudian pindah lagi menjadi produser program dokumenter dan pembawa acara TV kabel Quick Channel. Dian hijrah ke Melbourne pada tahun 2001 untuk bergabung bersama Radio Australia siaran Indonesia. Ia mengasuh acara 'Dunia Layar Lebar' dan melakukan siaran interaktif bersama radio mitra Radio Australia di Indonesia.

Berita

a photo of a boy holding a light bulb

Dialog Australia-Indonesia: Menggerakan perhatian rakyat tentang sains

Diperbaharui 5 March 2013, 17:47 AEDT

Kerja sama dalam bidang sains dan teknologi dianggap sebagai salah satu topik penting untuk dibicarakan untuk membangun hubungan Indonesia dengan Australia –cukup penting untuk dimasukkan sebagai bahan pembicaraan dalam Indonesia-Australia Dialogue di Sydney.

Christmas15_image_20121224

Natal dirayakan sejak akhir November di Melbourne

Diperbaharui 27 December 2012, 13:52 AEDT

Perayaan Natal biasanya banyak dilakukan pada akhir bulan Desember, akan tetapi umat Kristiani Indonesia di Melbourne sudah mulai merayakan Natal sejak bulan November.

Sujiwo Tejo performing at Monash

Sujiwo Tejo: "tak bisa bayangkan Australia perang dengan Indonesia."

Diperbaharui 21 December 2012, 15:26 AEDT

Hubungan Indonesia dan Australia tidak lagi tergantung hanya dengan hubungan antar pemerintah di Jakarta dan di Canberra, namun akan lebih tergantung pada hubungan pribadi atau individu-individu yang menjalin persahabatan antar negara, demikian ungkap Sujiwo Tejo, budayawan Indonesia yang baru-baru ini melakukan pementasan di kota Melbourne untuk memperingati 50 tahun ulang tahun kajian Indonesia di Universitas Monash Australia.

Krisis pangan masih mengancam Indonesia

7 September 2012, 13:55 AEST

Badan Pangan dan Pertanian PBB FAO mengingatkan kemungkinan terulangnya krisis pangan seperti yang terjadi tahun 2008.

PM Australia menghadapi kritik: lawan balik!

24 August 2012, 12:56 AEST

Setiap pemimpin mempunyai cara berbeda dalam menghadapi kritik.

Berlebaran dengan keluarga Australia

Diperbaharui 22 August 2012, 12:08 AEST
Dian from Indoensian service attended iftar multicultural

Buka Bersama bagi yang tidak berpuasa

Diperbaharui 13 August 2012, 13:10 AEST

Buka bersama yang diselenggarakan oleh Australian Intercultural Society (AIS) di Melbourne diperuntukkan bagi mereka yang bukan muslim. Digelar setiap dua minggu sekali di hotel berbintang dengan tujuan untuk memperkenalkan Islam dan ibadah Ramadhan.

Seperti apa masa depan Timor Leste yang baru?

9 July 2012, 13:26 AEST

Hasil Pemilihan Umum di Timor Leste, tentunya diharapkan dapat melakukan perubahan demi masa depan yang lebih baik.

condoms, by Paul Keller Flickr

Ada apa dengan kondom?

Diperbaharui 9 July 2012, 13:14 AEST

Kampanye penggunaan kondom di Indonesia malah dinilai mendorong kalangan muda untuk melakukan hubungan seks di luar nikah. Namun di lain pihak, kampanye dinilai bisa membantu penyebaran resiko dan penyakit menular.

Setelah beras, rokok menjadi kebutuhan pokok

5 July 2012, 12:16 AEST

Ketika rokok menjadi kebutuhan pokok, maka anggaran rumah tangga untuk kesehatan dan pendidikan tidak lagi menjadi perhatian.

Ken Ward, Indonesian expert

Apakah Indonesia enggan bekerja sama dengan Australia?

Diperbaharui 2 July 2012, 17:08 AEST

Dinamika hubungan Indonesia dan Australia akan  sangat tergantung terhadap siapa yang menjadi pemimpin kedua negara.

Balita menderita obesitas di Indonesia mencapai 14%

Diperbaharui 21 May 2012, 15:20 AEST

Pemenuhan gizi yang berimbang kini menjadi persoalan tidak hanya di negara maju yakni dengan  munculnya kegemukan atau obesitas, namun juga di negara berkembang seperti di Indonesia.

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.