Ada apa dengan kondom?

Ada apa dengan kondom?

Ada apa dengan kondom?

Diperbaharui 9 July 2012, 13:14 AEST

Kampanye penggunaan kondom di Indonesia malah dinilai mendorong kalangan muda untuk melakukan hubungan seks di luar nikah. Namun di lain pihak, kampanye dinilai bisa membantu penyebaran resiko dan penyakit menular.

Kampanye penggunaan kondom pada kelompok berisiko selalu mengundang kontroversi.

Banyak kalangan menilai kampanye penggunaan kondom akan semakin mendorong remaja melakukan hubungan seks secara bebas. Namun, Sudirman Nasir, Phd., ahli Kesehatan Masyarakat lulusan University of Melbourne mengatakan perlu adanya pemikiran yang jernih dalam melihat kampanye penggunaan kondom.

Situasi demografik Indonesiai telah berubah, sehingga mempengaruhi perilaku masyarakat, termasuk perilaku seksual. Kini, jumlah perilaku hubungan seks sebelum menikah diperkirakan lebih banyak dari sebelumnya. Jarak usia puber dan usia pernikahan yang semakin panjang membuat hubungan seks telah banyak dilakukan, terlebih sebagian kalangan muda menunda menikah karena ingin berkarir terlebih dahulu. 

Faktor lain adalah inisiasi hubungan seks dilakukan oleh mereka dengan usia yang semakin muda. Kecenderungan ini terjadi di seluruh dunia, khususnya negara dengan proporsi penduduk muda yang lebih besar, termasuk Indonesia.

Sudirman Nasir mengatakan, tidak ada satupun negara di dunia yang mampu menghentikan laju kehamilan di luar nikah dan penyebaran penyakit menular tanpa intervensi kondom.

Menurut Sudirman Nasir, kampanye penggunaan kondom tetap memberikan manfaat daripada kemudhorotan.

Ikut selengkapnya wawancara Dian Islamiati Fatwa dengan Sudirman Nasir.

Kontributor

Dian Islamiati Fatwa

Dian Islamiati Fatwa

Produser

Karir Dian di dunia jurnalistik dan penyiaran dimulai sejak tahun 1992.

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.