Aman, bersih, nyaman, dan kering : Hari Toilet Sedunia

Aman, bersih, nyaman, dan kering : Hari Toilet Sedunia

Aman, bersih, nyaman, dan kering : Hari Toilet Sedunia

Terbit 19 November 2012, 13:26 AEDT

Mahatma Gandhi di tahun 1925 dikutip mengatakan : sanitasi lebih penting daripada kemerdekaan.

Di tahun 2010, Majelis Umum PBB juga mengakui sanitasi dan air sebagai hak asasi manusia, yang penting bagi setiap orang untuk bisa menikmati hidup dengan sepenuhnya.

World Toilet Organization, suatu organisasi nirlaba global yang bertujuan memperbaiki kondisi sanitasi bagi semua orang di seluruh dunia, sejak tahun 2001 menyatakan tanggal 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia, World Toilet Day.

Mengapa topik ini dianggap perlu diangkat dan disoroti?

Sekitar 2,5 milyar orang di seluruh dunia tidak memiliki toilet bersih di rumah, dan sekitar 1,1 milyar masih melakukan BAB di tempat terbuka, terutama mereka yang tinggal di daerah pedesaan.

Ketiadaan WC yang memadai itu menimbulkan berbagai masalah kesehatan, berbagai penyakit dan bahkan kematian karena diare. Sekitar 2-ribu anak meninggal setiap harinya di seluruh dunia karena diare yang sebenarnya bisa dihindarkan.

Ibu Naning Adiningsih Adiwoso, Ketua Asosiasi Toilet Indonesia, yang juga adalah Ketua Green Building Council Indonesia, mengatakan, masalah yang dihadapi di Indonesia menyangkut toilet atau WC ini sebetulnya lebih pada soal mindset.

Menurut Bu Naning, orang hendaknya bukan cuma memikirkan WC dari segi privacy-nya saja, tapi juga dari segi kebersihan dan hygiene-nya. WC yang bersih belum tentu hygienis, maksudnya bersih dari bakteri, kuman dan sumber penyakit.

Kebiasaan toilet dan kamar mandi basah di Indonesia menyebabkan kelembaban yang mengakibatkan tumbuhnya banyak kuman dan sumber penyakit.

Sejak berdiri di tahun 2002, organisasi Asosiasi Toilet Indonesia pimpinannya berusaha mengubah mindset orang di Indonesia tentang toilet, terutama toilet umum, dimana orang mungkin saja menggunakannya hanya sekali tapi meninggalkan sesuatu yang bisa berakibat pada pemakai-pemakai lainnya.

Kampanye yang dilakukan adalah mensosialisasikan toilet yang aman, bersih, nyaman, dan kering.

Dalam bincang-bincang dengan Radio Australia, ketua Asosiasi Toilet Indonesia itu juga memberikan beberapa tips mengenai cara membersihkan dan memelihara toilet, antara lain jangan menggunakan bahan kimia yang keras dan sebaiknya memilih bahan pembersih yang lebih ramah lingkungan. Ia juga menganjurkan agar jangan memasukkan bahan pembersih kimia yang keras seperti karbol ke dalam toilet bowl atau lubang kakus karena bisa mematikan bakteri yang diperlukan untuk memproses kotoran dalam septic tank. Ia juga mengingatkan agar menjaga lantai selalu kering.

Ibu Naning Adiwoso juga menganjurkan disediakannya alat penyemprot air untuk membersihkan diri dan menghindari digunakannya ember dan gayung, terutama di toilet umum dan toilet jongkok, karena gampang terkena cipratan yang mengandung kuman.
 

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.