Australia bantu alumninya di Indonesia

Australia bantu alumninya di Indonesia

Australia bantu alumninya di Indonesia

Diperbaharui 25 February 2014, 13:40 AEDT

Bursa kerja alumni Australia ke-2 telah diselenggarakan hari Sabtu (22/02/2014) pekan lalu di gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI Jakarta.

Aditia Sudarto adalah salah seorang alumni Australia dalam seminar profesi dan berbagi karir dari alumni itu, menceritakan pengalamnya di bursa kerja alumni tersebut.

Berdasarkan pengalamannya, Aditia Sudarto yang lulusan S-2 Manajeman Sumber Daya Manusia dari Universitas Monash, di Melbourne, Victoria, Australia itu mengatakan, kalau mengandalkan kualifikasi sebagai lulusan Australia saja, belum tentu menjamin kemudahan mencari pekerjaan di dalam negeri.

Ternyata pengalaman Aditia Sudarto, juga banyak dihadapi mahasiswa lulusan Australia lain. Seperti Reinard Indratama misalnya, lulusan S-2 Ilmu Keuangan Terapan dari Universitas Monash ini, baru kembali dari belajar di Australia bulan Desember 2013 lalu, dan sedang mencari pekerjaan. Ia mengaku menghadapi tantangan serupa.

Untuk menjembatani alumni Australia dengan sektor dunia kerja, Komisi perdagangan Australia (Austrade) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Mahasiswa Australia (IKAMA) menggelar Bursa kerja Alumni Australia 2014. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya.

Menurut Ketua IKAMA, Hermanto Dardak, lulusan Australia cukup banyak diminati oleh dunia kerja Indonesia, dan event seperti ini menjadi ajang yang efektif mempertemukan kedua pihak tersebut.

Hemanto Dardak menambahkan, lewat event ini IKAMA juga berharap partisipasi alumni Australia dalam pembangunan Indonesia dapat lebih ditingkatkan. Artinya lebih banyak lulusan Australia yang berkiprah memajukan pembangunan di dalam negeri.

Ada sekitar 250 perusahaan Australia yang beroperasi di Indonesia.

IKAMA sudah mengontak mereka terutama perusahan besar dan mereka semua mengatakan tantangan bisnis yang mereka hadapi sejauh ini adalah menemukan SDM yang baik dan mereka semua berminat merekrut alumni pelajar Indonesia yang belajar di Australia, karena mereka tahu pendidikan di Australia bagus, dan mereka juga telah memahami budaya Australia dan bisnisnya serta bagaimana operasinya dan nilai-nilai di Australia. Dan itu menjadi daya tarik utama yang dicari perusahaan Australia di Indonesia untuk merekrut lulusan Australia.

Laporan Iffah Nur Arifah dari Jakarta dapat diikuti lewat tautan yang tersedia.

 

Kontributor

Iffah Nur Arifah

Iffah Nur Arifah

Reporter

Iffah adalah jurnalis Radio Australia pertama yang berbasis di Jakarta. Liputannya mencakup berbagai peristiwa politik, ekonomi dan sosial yang terjadi di Indonesia.

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.