Halal-Haram dalam Siaran Televisi

Halal-Haram dalam Siaran Televisi

Halal-Haram dalam Siaran Televisi

Terbit 9 August 2012, 11:48 AEST

Ulama besar Islam, Sheikh Yusuf Al-Qaradawi, terkenal di Indonesia karena buku-bukunya berjudul "Yang halal dan yang haram dalam Islam."

Ternyata Majelis Ulama Indonesia cabang Jawa Barat tidak mau ketinggalan, khusus di bulan Ramadhan ini, dan bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, baru-baru ini menjajaki kemungkinan diberlakukannya sertifikasi tayangan "halal" untuk televisi lokal.

Namun Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring dari Partai Keadilan Sejahtera, yang selama ini tidak segan-segan menampakkan ke-Islamannya, mengaku bahwa sertifikasi halal tidak bisa diterapkan pada produk televisi.

Wakil Ketua KPI Ezki Suyanto, dalam keterangan kepada Radio Australia Kamis (09/08) mengakui bahwa selama bulan Ramadhan ini memang ada acara-acara televisi yang dinilai, halusnya kurang elok, atau secara blak-blakan memang bukan pada tempatnya.
 

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.