Memupuk 'Persahabatan' Alam

Memupuk 'Persahabatan' Alam

Memupuk 'Persahabatan' Alam

Diperbaharui 31 January 2013, 7:49 AEST

Salah satu baris dalam lirik lagu 'Berita Kepada Kawan' yang diciptakan dan dibawakan oleh Ebiet G. Ade, berbunyi: "(Atau) alam mulai enggan bersahabat dengan kita".

Setiap 'persahabatan' memang laksana bersalaman - harus ada dua pihak, tidak bisa bertepuk sebelah tangan.

Ketika manusia mulai membabati 'sahabat-sahabat'-nya - dalam hal ini pepohonan - maka ibarat tangan menyencang bahu memikul, manusia pun harus menanggung segala akibatnya, kegersangan yang pada gilirannya menimbulkan bermacam ketidaknyamanan hidup lainnya.

Tanpa disadari bahwa 'hutan di tengah kota' bukanlah suatu kejanggalan, melainkan suatu keharusan demi kesejahteraan para penghuni kota itu.

Itulah di antara pesan-pesan yang disampaikan peneliti independen (Ibu) Ramalis Sobandi PhD, dosen S-3 PSL IPB dan dosen Ekonomi Terapan serta FISIP UNPAD, dalam wawancara dengan Radio Australia.
 

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.