Nota Anggaran RI 2013 ‘tutup lubang gali lubang’

Nota Anggaran RI 2013 ‘tutup lubang gali lubang’

Nota Anggaran RI 2013 ‘tutup lubang gali lubang’

Terbit 17 August 2012, 13:08 AEST

Dalam nota anggaran yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan, rencana defisit anggaran 2013 sebesar 150 trilyun rupiah, turun 40 tirylun dari target defisit anggaran APBN 2012.

Namun pemaparan SBY dianggap hal yang tidak realistis oleh Hadi Prayitno, Kepala Devisi Pengembangan Jaringan FITRA - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran. 

Defisit sebesar 150 trilyun tidak mudah ditutup, sehingga Indonesia terjebak dalam pola ‘tutup lubang gali lubang,' karena harus menutupi deficit anggaran yang ada. 

Sementara utang Indonesia saat ini sudah berjumlah Rp 2000 trilyun.

Menurut Prayitno, tetap saja, tanpa terobosan, kebijakan Indonesia akan selamanya mengulang kesalahan yang sama, terjebak dalam hutang secara terus menerus.

Lebih jauh, dikatakannya, Indonesia sebetulnya mampu untuk tidak berhutang. Hal ini bisa dilakukan bila pemerintah Indonesia bersedia menaikkan rasio pajak dari 12 %. Sebagai negara tingkat menengah, sejatinya Indonesia bisa menarik pajak hingga 14 persen seperti juga Malaysia. Dengan demikian Indonesia tidak perlu berhutang lagi dan mengalami defisit anggaran.

Bagaimana Indonesia lepas dari lingkaran hutang dan terlepas dari pola ‘tutup lubang gali lubang’, ikuti perbincangan Dian Islamiati Fatwa dengan Hadi Prayitno, Kepala Devisi Pengembangan Jaringan FITRA.

Kontributor

Dian Islamiati Fatwa

Dian Islamiati Fatwa

Produser

Karir Dian di dunia jurnalistik dan penyiaran dimulai sejak tahun 1992.

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.