'Outsourcing' juga bawa kerugian bagi perusahaan

'Outsourcing' juga bawa kerugian bagi perusahaan

'Outsourcing' juga bawa kerugian bagi perusahaan

Diperbaharui 19 October 2012, 7:09 AEDT

Masalah alih daya atau outsourcing yang meresahkan buruh di Indonesia, perlu segera dicari jalan keluarnya.

Gede Arya Wiryana,  pemerhati masalah Ketenagakerjaan, mediator Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kota Mojokerto, yang sedang menempuh pendidikan Master bidang Human Resource Management di University of Canberra Australia, mengatakan, bahwa yang diprotes buruh adalah tidak adanya perlindungan bagi mereka, bila perusahaan terus menerus mengandalkan pekerja dengan sistem kontrak.

Di pihak lain, perusahaan juga sebenarnya mendapat kerugian bila bergantung pada sistem alih daya, karena perusahaan tidak lagi memiliki sumber daya yang memiliki kemampuan menganalisa manajemen dan persoalan strategis lainnya.

Selengkapnya ikuti wawancara Radio Australia berikut ini dengan Gede Arya Wiryana.
 

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.