Pagar Yang Baik Menjamin Keakraban dgn Tetangga (?)

Pagar Yang Baik Menjamin Keakraban dgn Tetangga (?)

Pagar Yang Baik Menjamin Keakraban dgn Tetangga (?)

Diperbaharui 20 December 2012, 16:05 AEDT

Orang Inggris punya pribahasa: Good Fences Make Good Neighbours, yang artinya seperti judul di atas.

Kita selalu dinasehati agar membina hubungan yang baik dengan tetangga, karena merekalah yang paling dekat dan paling cepat dapat memberikan bantuan sekiranya musibah sampai menimpa kita.

Karenanya perlu sekali menjaga keakraban atau silaturahim dengan tetangga.

Kalau sampai timbul ketidak-enakan dengan tetangga, maka ketidak-enakan itu akan terasa lebih menusuk ketimbang perselisihan dengan orang yang jauh.

Akan halnya 'ketegangan' antara Indonesia dan Malaysia kini terasa lebih menyakitkan bagi Indonesia mengingat bahwa bukan saja Malaysia 'serumpun' dengan Indonesia, melainkan juga Indonesia begitu jauh lebih besar dari Malaysia, namun 'penghinaan-penghinaan' ternyata lebih sering datangnya dari perbuatan orang atau orang-orang di Malaysia.

Kedongkolan banyak orang di Indonesia, begitu dikemukakan pengamat masalah-masalah ASEAN, Faustinus Andrea, dalam wawancara dengan Radio Australia. Kedongkolan ini tambah menjadi-jadi karena terkesan Presiden SBY bukan saja kurang tegas dalam responsnya kepada Malaysia, malahan terkesan seolah tidak ada sesuatu yang mengganjal antara kedua negara.
 

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.