Pengamat: Kemungkinan kecil meteor jatuh di Indonesia

Pengamat: Kemungkinan kecil meteor jatuh di Indonesia

Pengamat: Kemungkinan kecil meteor jatuh di Indonesia

Terbit 20 February 2013, 15:48 AEDT

Jatuhnya meteor di Rusia pada akhir pekan lalu sempat membuat khawatir sebagian warga dunia. Ada apakah dibalik fenomena alam ini?

Akhir pekan lalu, sebuah meteor melintasi pegunungan Ural Rusia, sebelum akhirnya pecahannya jatuh di daerah Chelyabinsk.

Jatuhnnya pecahan meteor ini sempat menyebabkan ledakan besar dan dilaporkan 100 orang mengalami cedera.

Menurut Kepala Observatorium Bosscha, Dr. Mahasena Putra meteor di sekitaran planet Bumi memang jumlahnya sangat banyak sekali. Mulai dari yang berukuran besar dan membahayakan hingga yang kecil-kecil yang biasanya terbakar di atmosfir.

Tetapi jika dilihat dari statistik, kemungkinan meteor besar yang menghantam bumi sangatlah jarang.

"Fenomena jatuhnya meteor ke Bumi adalah hal yang 'biasa', rata-rata 100 tahun sekali, tapi tepatnya didaerah dimana itu yang tidak pernah diketahui," ujar Dr Mahasena.

Di beberapa negara pun sebenarnya sudah ada badan yang mengawasi peredaran benda-benda langit di sekitaran bumi.

"Di NASA (badan luar angkasa milik Amerika Serikat), misalnya, mereka sudah mengalokasikan budget untuk patroli angkasa. Selain NASA, sudah banyak banyak program seperti itu di berbagai negara. Di Indonesia sendiri, kita masih mulai dari bawah."

Lantas mungkinkah meteor serupa jatuh di Indonesia?

"Sangat-sangat kecil kemungkinannya secara statistik, jadi tidak perlu khawatir karena juga ada ilmuwan yang bekerja keras memonitor."

Ikuti wawancara soal meteor dan benda langit lainnya melalui audio yang telah disediakan.

 

 

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.