Semakin jauh dari Indonesia semakin besar rasa cinta kepada Tanah-air

Semakin jauh dari Indonesia semakin besar rasa cinta kepada Tanah-air

Semakin jauh dari Indonesia semakin besar rasa cinta kepada Tanah-air

Diperbaharui 17 August 2012, 12:50 AEST

Banyak orang meragukan ke-Indonesia-an seseorang setelah lama tinggal di luar negeri. Persepsi tersebut sebenarnya  jauh dari kenyataan.  

“Justru sebaliknya, karena semakin kita jauh dari rumah, kita menghargai hal-hal yang kecil, misalnya masakan Indonesia, musik Indonesia. Pokoknya kalau ada sesuatu yang baru kita selalu ingin tahu, entah kenapa …mungkin karena rindu kali ya,“ ujar Bagus Nugroho Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia Australia di studio Rado Australia (17/8). 

Bagus memberikan contoh bagaimana masyarakat Indonesia di Melbourne yang notabene adalah masyarakat menengah dan terdidik, justru suka lagu dangdut.

Ketika lagu tersebut diputar, semua orang akan turun melantai dan berjoget. Padahal musik dangdut barangkali dianggap musik orang pinggiran dan tidak mendapat apresiasi.

Lantas apa makna kemerdekaan bagi mereka-mereka yang tinggal di luar negeri?

Sumbangsih apa yang bisa diberikankan kepada tanah-air, meski pun jauh dari Indonesia?

Segalanya terungkap dalam perbincangan Dian Islamiati Fatwa dengan Bagus Nugroho, Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA).

Kontributor

Dian Islamiati Fatwa

Dian Islamiati Fatwa

Produser

Karir Dian di dunia jurnalistik dan penyiaran dimulai sejak tahun 1992.

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.