Sungai Cikapundung: kondisi saat ini dan harapan perbaikan

Sungai Cikapundung: kondisi saat ini dan harapan perbaikan

Sungai Cikapundung: kondisi saat ini dan harapan perbaikan

Diperbaharui 29 November 2012, 17:24 AEDT

Dalam berbagai kitab suci, disebutkan bahwa di dalam surga juga terdapat sungai-sungai yang indah. Sayang, di Indonesia begitu banyak sungai yang sudah 'rusak' airnya karena polusi dari berbagai sumber. Bagaimana dengan sungai Cikapundung?

Salah seorang yang menaruh perhatian besar terhadap 'nasib' Sungai Cikapundung adalah Prof. Mubiar Purwasasmita, pengamat lingkungan dan dosen teknik kimia di ITB - Institut Teknologi Bandung.

Dalam wawancara dengan Radio Australia Rabu 28 November 2012, Prof. Mubiar menguraikan betapa menyedihkannya keadaan sungai itu. Namun dikemukakannya bahwa Cikapundung bukanlah satu-satunya sungai di Indonesia yang bernasib malang. Begitu banyak sungai lain di Nusantara yang senasib dengan Cikapundung.

Mungkin diperlukan seorang Maestro musik seperti Gesang (penggubah lagu Bengawan Solo) untuk mengangkat harkat Cikapundung, hingga menjadi kebanggaan rakyat Jawa Barat, yang kemudian membenahinya.

Hubungi studio Radio Australia

Ingin mengirimkan opini Anda mengenai acara radio kami?

Pesan singkat
Kirimkan SMS ke +61 427 72 72 72

Pasokan tweet
Tambahkan hastag (tanda pagar) #RAOnAir untuk bergabung dalam percakapan Radio Australia.

Email
Kirimkan opini Anda melalui email. Pesan Anda bisa kami gunakan ketika siaran.